Gratis ongkir se-Indonesia di atas Rp 2.500.000

Baju lebaran: kapan beli dan apa yang perlu dicek

Kenapa dua minggu pertama puasa, soal sarimbit, dan batas waktu pesan per daerah.

Tiap tahun kejadiannya sama. Awal puasa masih santai, ngerasa masih lama. Terus tiba-tiba udah minggu ketiga, THR cair, semua orang belanja bareng, dan yang kamu incar udah habis ukurannya.

Di bawah ini kapan sebaiknya beli baju lebaran, apa yang perlu dicek, dan hal-hal yang biasanya baru kerasa pas hari H.

Kapan sebaiknya beli baju lebaran

Jawaban singkatnya: dua minggu pertama puasa.

Kedengarannya kecepetan, tapi ada tiga alasannya.

Stok masih lengkap. Minggu ketiga itu puncaknya. THR cair, semua orang belanja di waktu yang sama, dan ukuran yang paling umum kayak M sama L biasanya yang duluan habis.

Kurir masih normal. Menjelang lebaran, pengiriman yang biasanya tiga hari bisa jadi sepuluh hari. Bukan salah kurirnya, volumenya emang naik berkali-kali lipat.

Masih sempat tukar kalau nggak muat. Ini yang paling sering kelupaan. Kalau beli seminggu sebelum lebaran terus ukurannya nggak pas, udah nggak ada waktu buat tukar.

Yang biasanya kejadian kalau beli mepet

Kami tulis ini bukan buat nakut-nakutin. Tiap tahun ceritanya emang sama.

Ukuran yang kamu mau habis, jadi ambil yang ada. Terus nggak muat.

Paketnya nyampe H-1, atau malah setelah lebaran.

Warna di foto beda sama aslinya, tapi udah nggak sempat komplain.

Beli buru-buru, akhirnya cuma dipakai sehari terus nggak pernah lagi.

Sarimbit, satu motif buat sekeluarga

Sarimbit itu satu motif atau satu warna yang dipakai bareng sekeluarga. Udah jadi kebiasaan di banyak keluarga Indonesia, terutama buat foto bareng.

Yang perlu dipikirin kalau mau sarimbit:

Pesan lebih awal lagi. Satu set keluarga berarti empat sampai enam potong dengan ukuran beda-beda. Kemungkinan ada satu ukuran yang habis jadi lebih besar.

Sepakati warnanya duluan. Ini yang biasanya paling lama, bukan milih bajunya.

Ukur semua orang, jangan nebak. Terutama anak-anak, ukurannya berubah cepat.

Warna yang biasanya dipilih

Beda sama kondangan, lebaran justru lebih bebas soal warna.

Putih sama broken white aman di lebaran. Malah banyak yang sengaja pilih warna terang buat suasananya.

Yang paling sering dipilih: broken white, krem, sage, dusty pink, mocca, biru muda, sama hijau lembut. Warna kalem yang gampang dipadu kalau sekeluarga.

Kalau sarimbit, gampangnya pilih satu warna dasar terus variasikan di motifnya. Lebih gampang daripada nyari motif yang persis sama buat semua ukuran.

Bahan, ini yang paling menentukan

Lebaran di Indonesia itu panas. Dan bajunya dipakai dari pagi sampai malam.

Dua hal yang perlu dicek:

Furingnya apa. Kalau lapisan dalamnya polyester, keringat nempel dan nggak kering-kering. Furing katun jauh lebih adem.

Beratnya. Beludru sama bahan tebal lain kelihatan mewah, tapi nggak buat siang hari di Indonesia. Simpan buat acara malam.

Yang paling aman buat lebaran: katun, lawn, atau net yang furingnya katun.

Hari H itu panjang

Ini yang biasanya baru kerasa pas dipakai.

Pagi sholat Ied, seringnya duduk di lantai atau di alas. Bahan yang gampang kusut bakal kelihatan berantakan sebelum acaranya mulai.

Terus sungkeman, banyak nunduk sama peluk-pelukan. Baju yang terlalu ngepas bikin susah gerak.

Habis itu keliling ke rumah saudara, bisa sampai malam. Banyak yang rumahnya nggak ber-AC.

Dan makan. Banyak. Jangan beli yang pinggangnya ngepas banget.

Potongan yang longgar dan bahan yang jatuhnya bagus jauh lebih nyaman buat hari kayak gini daripada yang ngepas di badan.

Batas waktu pesan

Patokan gampang kalau dikirim dari Malang:

Jawa Timur, pesan paling lambat seminggu sebelum lebaran.

Jawa lainnya, sepuluh hari sebelum.

Sumatera sama Bali, dua minggu sebelum.

Kalimantan sama Sulawesi, dua setengah minggu sebelum.

Maluku sama Papua, tiga minggu sebelum.

Angka ini udah termasuk jeda kalau ternyata ukurannya perlu ditukar. Kalau lebih mepet dari ini masih bisa, tapi nggak ada ruang buat salah.

Tanggal pastinya kami tulis di halaman depan tiap tahun menjelang puasa.

Kalau mau yang beda dari tahun lalu

Kebanyakan orang beli baju lebaran dari toko yang sama tiap tahun. Wajar kalau di acara keluarga ada beberapa yang bajunya mirip.

Potongan dari Pakistan bisa jadi jalan keluar. Bordirnya beda, warnanya beda, dan udah satu set lengkap sama dupattanya.

Satu hal yang cocok banget buat lebaran: kebanyakan potongan Pakistan emang udah tertutup dari sananya. Lengan panjang penuh, panjang sampai mata kaki. Jadi nggak perlu diakalin lagi.

WhatsApp